Makalah Awan dan Hujan Beserta Contoh Soal

AWAN & HUJAN
I.     Awan
Awan adalah koleksi tetesan air atau kristal es kecil. Mereka adalah ekspresi yang terlihat dari kondensasi dan memberikan bukti jelas hal-hal lain yang terjadi di atmosfer.
Fungsi dari awan dalam energi global sangat penting, dan awan harus diperhitungkan ketika mencoba untuk mengantisipasi penyebab atau konsekuensi dari perubahan iklim.
 
a.      Bentuk Awan
1.      Awan Cirriform (Latin cirrus, “seikat rambut”) tipis dan bergumpal dan terdiri dari kristal es bukannya tetesan air.
2.      Awan Stratiform (Latin stratus, “menyebar”) muncul sebagai lembar keabu-abuan yang menutupi sebagian atau seluruh langit, jarang yang dipecah menjadi unit awan individu.
3.      Awan Cumuliform (Latin cumulus, “massal” atau “tumpukan”) yang besar dan bulat, biasanya dengan dasar datar dan horisontal luas yang terbatas tetapi sering mengepul ke atas ke ketinggian yang besar. 
b.      Kelompok Awan
Sebagai detail akhir dari skema klasifikasi internasional, 10 jenis awan dibagi menjadi empat kelompok atas dasar ketinggian.
1.      Awan tinggi umumnya ditemukan di atas 6 kilometer (20.000 kaki). Karena sejumlah kecil uap air dan suhu rendah pada ketinggian tersebut, awan tipis, putih, dan terdiri dari kristal es. Termasuk dalam kelompok ini adalah cirrus, cirrocumulus, dan cirrostratus. Awan tinggi ini sering menjadi pertanda dari suatu sistem cuaca yang mendekati atau badai.
2.       Awan menengah biasanya terjadi antara sekitar 2 dan 6 kilometer (6500 dan 20.000 kaki). Awan ini mungkin berupa stratiform atau cumuliform dan terdiri dari air cair. Termasuk jenis yang altocumulus dan altostratus. Awan altocumulus bengkak biasanya menunjukkan kondisi cuaca yang tetap, sedangkan altostratus panjang sering dikaitkan dengan perubahan cuaca.
3.      Awan rendah biasanya di bawah 2 kilometer (6500 kaki). Awan ini kadang-kadang terjadi sebagai awan individu tetapi lebih sering muncul sebagai awan umum. Jenis awan rendah termasuk stratus, stratocumulus, dan nimbostratus. Awan ini rendah sering tersebar luas dan berkaitan dengan langit muram dan hujan gerimis.

II.  Hujan
Hujan merupakan butiran-butiran air yang dicurahkan dari atmosfer ke permukaan bumi, proses terjadinya hujan secara singkat adalah sebagai berikut, air menguap menjadi uap air yang terbang terbawa angin dan menggumpal menjadi awan karena mengalami proses kondensasi dan mengalami kejenuhan akhirnya turunlah sebagai hujan. Hujan dapat di bagi menjadi :
1.      Salju
Merupakan nama umum dari hujan kristal es yang sangat kecil,padat dan dingin yang mengumpal menjadi satu, yang terbentuk ketika uap air dikonversi langsung ke es melalui sublimasi tanpa tahap cair menengah dan jatuh ke per mukaan bumi.

Klik link untuk download http://twiriock.com/5ftD

Tidak ada komentar: